Blog Biasa

Biasa Aja


Leave a comment

Hikmah Capacitor…

Hikmah dari Capacitor
capacitorBagi seorang muslim, menjadi hak nya mendapatkan sebanyak-banyaknya hikmah. Hikmah bukan hanya ada di  tempat-tempat tertentu, tapi hikmah ada di mana-mana.

 

Sebagian dari kita mungkin tidak asing lagi dengan sebutan Capasitor. Salah satu komponen elektronik yang memiliki fungsi menampung listrik (elektron) dan kemudian di salurkannya kembali. Salah satu contoh sederhana kapasitor adalah batu batre. Sifat lain dari kapasitor adalah jika ia tidak menyalurkan atau menampung listrik berlebih maka ia akan membengkak dan rusak. Dan sifat lainnya adalah jika kapasitor di rangkai secara paralel maka akan semakin besar kemampuan menampungnya.
Subahanallah, begitulah seharusnya Ilmu diperlakukkan. Jika kita menampung begitu banyak ilmu, tanpa kita berbagi dengan orang lain, maka ilmu itu ternyata tidak akan semakin bertambah tapi sebaliknya. Bukan semakin membuat si pemiliknya berkualitas akan tetapi bisa menjadi rusak.

Tak jauh dengan kapasitor yang dirangkai paralel, ilmu pun seperti itu, semakin sering di berikan pada orang lain, semakin bertambah ilmu yang kita miliki.
Subahanallah, ternyata banyak hal Hikmah yang tercecer di sekitar kita. Sehingga tidak ada alasan sedikitpun untuk melupakanNya.
Wallahualam.
Advertisements


Leave a comment

Embun Pagi….

EMBUN PAGI FORSIMPTA
Bersegera, bukan tergesa-gesa.
السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Image
Sahabat seiman..,
Kulihat hingar bingar kehidupan kembali membising, kotoran dan polusi mulai mengotori, ingin rasanya kukatakan duhai pagi jangan dulu kau pergi, namun roda kehidupan harus berputar, peran kita harus bertukar. Kusadarkan kembali diri ini, bahwa kita masih di dunia, semua harus ikut peraturan Sang Pencipta..
Sahabat seiman..,
Satu persatu tugas mengahampiri, terkadang masalah datang drastis membebani. Seringkali impian ini hadir menggoda membuat resah. Betapa diri ini sering tak sabar dibuatnya, lalu tergesa-gesa kemudian menghardik tabi’atnya sendiri mengapa kau begitu lemah! Mengapa kau begitu bodoh!
Sahabat seiman..,
Tergesa-gesa menjadikan kita lupa hikmah, Mensikapi lemah dengan gundah, menghadapi salah dengan resah. Tergesa-gesa membuat kita lupa bertanya, mengapa ibadah tak menjadikan hidup bergairah! Mengapa Kehadiran Petunjuk-Nya tak membuat hidup terarah?
Sahabat seiman..,
Ketahuilah..!, tergesa-gesa itu dari Syaitan, tujuan dan landasannya adalah syahwat, kelihatannya kuat namun sesungguhnya melemahkan. Sedangkan bersegera pada kebaikan adalah hidayah landasannya adalah pemahaman, tujuannya keridhoan, kelihatannya saja melemahkan namun sesungguhnya melahirkan kekuatan. Mari bersegera dalam kebaikan, selamat beraktifitas! (@_saibah)


Leave a comment

Budaya Membaca

membacaSewaktu saya di Jepang ( tahun 2008 ), ada satu hal yang saya lihat dan cukup membuat saya salut, yaitu budaya membaca di Jepang. Di negeri ini minat membacanya sangat tinggi. Sebagai salah satu parameternya adalah ketika kita naik kereta api disana atau ditempat2 umum, maka akan dengan mudah dan sangat banyak orang asik membaca. Mulai dari anak kecil ( tentunya yang dah bisa membaca ) sampai kakek2 or nenek2. Baik dari kota2 besar sampai kampung2. Hal ini berbeda dengan negara kita, yang kalau saya pribadi melihat budaya membaca di masyarakat kita ini masih rendah. Sangat jarang kita temui orang yang kemana-mana senantiasa menenteng buku tuk dibaca dikala senggang. Di Jepang hal tsb akan sangat mudah kita temui. Selain itu di Jepang banyak ditemui toko2 buku di pinggir jalan, tidak mengharuskan kita pergi ke mall2 besar. Di toko tsb kita bisa membeli buku atau hanya sekedar membaca, karena ternyata buku2 seken juga banyak dijual disitu. Bahkan buku kartun nya pun, seken nya sampai ke Indonesia.

Dengan membaca kita akan tahu banyak hal, yang mungkin kita tidak tahu jadi tahu atau yang tadinya kita tidak bisa melakukan sesuatu jadi bisa. Selain itu dengan membaca kita bisa mengalihkan ke sesuatu yang positif daripada kita duduk2 saja atau konkow2 maka membaca adalah alternatif yang tepat untuk itu. Dengan membaca kita juga akan tambah pengetahuan, bahkan sejatinya proses transfer ilmu dimulai dari membaca. Tidak heran pada saat wahyu pertama turun rasulullah diperintahkan untuk membaca.

Mungkin ini juga hikmah mengapa Allah SWT memberikan indera pengelihatan untuk membaca berjumlah dua, sedangkan mulut sebagai indera bicara hanya diberikan satu. Artinya kita disuruh lebih banyak membaca. Membaca disini sebenarnya konteksnya lebih luas, bukan hanya membaca dari segi letter leg seperti itu, akan tetapi membaca lingkungan sekitar kita juga sangat perlu. Membaca alam ini mungkin akan semakin membuat kita bertafkkur, betapa Allah SWT maha besar..


Leave a comment

Nikmat

sujudBerbicara tentang nikmat, sejatinya bahwa nikmat sendiri itu adalah nikmat. Lho koq bisa ? Contohnya begini ketika kita makan misalkan dengan nasi kucing yang quantitynya untuk kucing alias sedikit banget dan lauknya pun biasanya cuman sama sambel dan ikan asin. Kalau Allah SWT menganugerahkan rasa “nikmat” itu maka nasi kucing itu akan terasa nikmat nya luar biasa. Bahkan mengalahkan makanan mahal sekalipun. Hal ini karena Allah SWT memberikan rasa “nikmat” itu kedalam hati/diri kita. Sebaliknya jika Allah SWT tidak memberikan rasa “nikmat” itu, maka makan dengan kondisi apapun, dengan lauk ataupun menu apapun maka makanan tersebut tidak akan terasa “nikmat”. Hal ini bisa kita lihat pada orang sakit. Oleh karena itu wahai sahabat, kita dianjurkan senantiasa bersyukur atas rasa “nikmat” tadi. Bayangkan jika Allah SWT sudah mencabut rasa “nikmat” itu dalam diri kita, maka dunia akan terasa tidak menyenangkan. Contoh lain adalah ketika kita berkendara dengan motor butut, kalau Allah SWT memberikan rasa “nikmat” itu maka berkendara dengan motor butut itu akan terasa nikmat. Sebaliknya juga kalau Allah SWT tidak memberikan rasa “nikmat” itu maka berkendara dengan kendaraan sebagus apapun itu tidak akan terasa nikmat. Disini memang untuk bisa merasai rasa “nikmat” itu membutuhakn proses dan perenungan yang dalam. Oleh karena itu saya sarankan dalam setiap tindakan atau aktifitas kita coba renungkan skenario apa yang telah Allah berikan atau tunjukkan kepada kita. Dari sini insya Allah akan terlahir rasa syukur yang tak terkira atas berbagai anugerah Allah kepada kita. Ketika kita berpulang kerja malam-malam, kemudian kita lihat ada abang2 yang dengan setia memikul dangangan bakso “cuanki” nya, tidak kah kita berpikir bahwa itu sebenarnya Allah SWT sedang memperlihatkan nikmat nya yang telah diberikanya kepada kita. Kita bisa bekerja dengan ruangan yang enak, pulang pergi bawa kendaraan yang nyaman penghasilan yang tinggi. sementara si abang tadi harus bercapek2 menempuh perjalanan dinginnya malam, deraian hujan, panas terik mentari dengan hasil yang mungkin jauh dari yang kita dapatkan.

Sahabat sekalian, sekali lagi renungi dalam2 nikmat Allah SWT ini, niscaya kita akan semakin bersyukur. Maka ada doa yang sangat indah yang tertuang didalam Alquran,

“Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang ibu-bapakku dan untuk mengerjakan amal shalih yang Engkau ridhai, serta masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih.” (QS. Al-Naml: 19).

 Mudah2an Allah SWT menggolongkan kita kedalam golongan orang2 sholih. Aamiin ya rabbal ‘alamin..


Leave a comment

Pergi Haji

kabah

Rekans, Bagaimana jawaban kita ketika kita ditanya, apakah bapak/ibu, mas/mbak mau pergi haji ? Saya yakin hampir semua akan menjawab “Ya”, akan tetapi level “Ya” nya ini bermacam2.

Ada yang 10%, 20%, sampai mungkin 99%. Cara mengecek persentase level “Ya” nya cukup gampang. Yaitu dengan dilanjutkan pertanyaan berikutnya, misal ” Apakah sudah daftar haji ? Kalau belum maka bisa dipastikan level “Ya” nya masih dibawah 50 %. Apabila sudah maka Insya Allah sudah diatas 50 %. Karena memang sekarang dengan adanya dana talangan yang disediakan bank2 syariah sangat memudahkan kita untuk mendaftar haji. Dengan mendaftar maka Insya Allah niat kita betul2 ingin berkunjung ke baitullah.

Bagi pembaca yang belum daftar, silahkan daftar di bank syariah yang mempunyai produk tsb. Alhamdulillah saya dan istri walaupun pakai dana talangan tetapi kami sudah daftar. Mudah2an di tahun ini kami bisa melunasi kekuranganya. Setelah nanti kita mendaftar, maka nama kita akan muncul di website depag, dan kita bisa mengecek estimasi kapan kita akan berangkat. Sedangkan kami insya Allah di tahun 2020.

Ya Allah mudahkan kami untuk berkunjung ke Rumah-Mu. Aamiin ya Rabbal ‘alamin..